News

Memaknai Tahun Baru 2026 sebagai Awal Hijrah Hati dan Gaya Hidup

by ADMIN cstubita@gmail.com on Jan 07, 2026

Memaknai Tahun Baru 2026 sebagai Awal Hijrah Hati dan Gaya Hidup - TUBITA

Waktu berjalan begitu cepat, dan tanpa disadari, satu tahun kembali berlalu. Pergantian tahun sering membawa daftar target dan resolusi, tapi di saat yang sama juga mengajak kita berhenti sejenak, menoleh ke belakang, dan mengingat perjalanan yang telah dilalui.

Memasuki tahun baru 2026, momen refleksi ini biasanya berlanjut pada keinginan untuk menata kembali berbagai hal yang terasa kurang seimbang di tahun sebelumnya. Bukan hanya soal pencapaian, tetapi juga cara menjalani hari, kebiasaan yang ingin diperbaiki, dan arah hidup yang ingin dibuat lebih teratur.

Perlahan, keinginan untuk berubah tidak lagi terasa sebagai beban, melainkan sebagai proses. Perjalanan hijrah menjadi sesuatu yang personal, dimulai dari kesadaran hati tentang apa yang ingin ditinggalkan, apa yang ingin dijaga, dan langkah-langkah apa yang ingin diarahkan untuk masa depan.

Dalam Islam, hijrah memiliki makna yang sangat kuat. Awalnya hijrah terjadi ketika Rasulullah SAW dan para sahabat pindah dari Makkah ke Madinah demi menjaga keimanan. Seiring waktu, hijrah dimaknai lebih luas sebagai usaha menata hati dan niat agar lebih dekat kepada Allah, yang kemudian tercermin dalam perilaku dan pilihan sehari-hari.

Sebagaimana tertulis dalam QS. Al-Baqarah: 218:

اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَالَّذِيْنَ هَاجَرُوْا وَجَاهَدُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِۙ اُولٰۤىِٕكَ يَرْجُوْنَ رَحْمَتَ اللّٰهِۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ ۝٢١٨

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itulah yang mengharapkan rahmat Allah. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Hijrah hati berarti mengalihkan perhatian dan niat dari hal-hal yang menjauhkan kepada hal-hal yang mendekatkan diri kepada Allah. Hal ini tercermin dalam meninggalkan kebiasaan buruk dan menggantinya dengan amalan yang membawa kebaikan dan ketenangan.

Rasulullah SAW bersabda:

“Seorang Muslim adalah orang yang membuat Muslim lainnya aman dari lisan dan tangannya. Dan orang yang berhijrah adalah mereka yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Perubahan hati yang tumbuh perlahan biasanya juga terlihat dalam keseharian, mulai dari bagaimana mengatur waktu, memilih aktivitas, hingga menentukan prioritas hidup. Hal-hal yang sebelumnya dijalani begitu saja kini mulai dipertimbangkan dengan lebih sadar.

Salah satunya tercermin dalam cara berpakaian. Pilihan busana sehari-hari turut memengaruhi kenyamanan dan ketenangan dalam beraktivitas. Tanpa perlu perubahan drastis, hijrah dalam berpakaian dapat dimulai dari hal sederhana yang mendukung peran dan rutinitas yang dijalani setiap hari.

Sepanjang tahun 2025, Tubita Alhamdulillah menghadirkan berbagai koleksi sebagai bagian dari upaya mendukung perjalanan hijrah muslimah:

  • The Grandeur of Raya 2025: Koleksi sarimbit dengan motif yang terinspirasi dari bangunan Maroko yang megah, bikin tampilan elegan dan mewah, cocok untuk momen istimewa.
  • Minara Abaya: Namanya berarti “menara cahaya”, dan memang koleksi ini memancarkan kesan kemewahan yang lembut. Selain cantik, tetap nyaman dipakai sehari-hari.
  • Azzahra & Zahara: Tunik, rok, dan pashmina yang menyatu, membuat penampilan sporty tapi tetap syar’i. Cocok untuk yang aktif tapi ingin tetap nyaman dan sopan.
  • Nadira: One set yang praktis dan nyaman, gampang dipakai tanpa harus pusing mix and match, tetap membuat pemakainya percaya diri.
  • Pashmina Viscose Printed: Dirancang dengan sentuhan elemen bumi, koleksi ini memberi rasa tenang dan inspirasi setiap kali dipakai. Bahannya lembut, flowy, dan mudah dipadupadankan.
  • Lamara: Terinspirasi dari bestseller Meena, potongan simpel tapi elegan, dengan renda detail di lengan yang bikin tampilan lebih anggun.
  • Aluna Abaya: Potongan lurus dan longgar, bahan ringan dan breathable, nyaman dipakai untuk kegiatan sehari-hari maupun ibadah seperti umroh dan haji. Detail rendanya memberi sentuhan manis dan anggun.
  • Faza Abaya: Lace berpayet yang cantik tapi tetap sederhana, siluet A-line longgar nyaman untuk berbagai kesempatan, dari jalan-jalan sampai acara semi formal.
  • Hasna Blazer: Blazer hangat dan nyaman untuk musim dingin, bahan lembut, sabuk bisa disesuaikan, gampang dipadupadankan, tetap rapi dan elegan.
  • Zayyan Jubah: Koleksi perdana untuk pria muslim, desain simpel dan rapi, nyaman dipakai untuk umroh dan haji tapi tetap terlihat elegan.
  • French Khimar (Zoya, Hilya, Layla, Aisha): Bahan lembut dan ringan, nyaman dipakai seharian dan praktis untuk ibadah. Beberapa versi bisa langsung dipakai sebagai niqab tanpa tambahan aksesori, tetap terlihat rapi dan elegan.
  • RAHAH Raya 2026: Menutup tahun 2025, Tubita menghadirkan koleksi Hari Raya 2026 dengan tema kenyamanan, sehingga pemakainya bisa menikmati momen Lebaran dengan tenang dan tanpa ribet.

Setiap koleksi Tubita lahir dari perhatian khusus pada kenyamanan, kesopanan, dan detail yang memudahkan aktivitas sehari-hari maupun ibadah. Melalui rangkaian koleksi ini, Tubita ingin ikut mendampingi perjalanan sebagai cerminan dukungan terhadap perubahan yang dijalani.

Di tahun 2026, Tubita berkomitmen terus menghadirkan busana yang stylish, modest, nyaman, dan praktis, supaya setiap muslimah bisa mengekspresikan nilai dan identitasnya dengan percaya diri.